Meningkatkan Kompetensi di Bulan Suci, AGMARI Sukses Gelar Pelatihan Strategi AI untuk Guru Marketing

By Admin

AGMARI membekali 114 guru marketing/ Dok. Ist
nusakini.com, Jakarta, 19 Februari 2026 – Memasuki awal Ramadhan 2026, Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI) menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi digital. Melalui kegiatan bulanan yang digelar secara daring hari ini, AGMARI sukses membekali 114 guru marketing dari berbagai wilayah dengan strategi GEO (Generative Engine Optimization) dan AEO (Answer Engine Optimization).

Inisiatif ini berawal dari diskusi intensif mengenai pentingnya integritas jejak digital (Digital Footprint) yang dimulai pada awal Februari. Tingginya minat peserta yang melampaui target awal (100 orang) menunjukkan besarnya urgensi tenaga pendidik untuk memahami perubahan perilaku konsumen di era AI.

Hadir sebagai narasumber utama, The Champion Sales Trainer Dedy Budiman, M.Pd, menjelaskan bahwa pemasaran digital saat ini telah bergeser. "Pelanggan kini tidak sekadar mencari informasi melalui mesin pencari tradisional, melainkan meminta jawaban langsung dari mesin generatif AI. Kita harus memastikan profil profesional kita layak direkomendasikan secara objektif oleh sistem tersebut," ungkapnya.

Dalam paparannya, ditekankan pula pentingnya mengelola tiga pilar informasi utama agar terdeteksi oleh AI: Website Resmi sebagai pusat data primer, LinkedIn sebagai sarana validasi kompetensi profesional, dan Media Kredibel sebagai penguat otoritas publik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar AGMARI untuk mewujudkan "Guru & Siswa SMK Sales Naik Kelas". Diharapkan, ilmu yang didapatkan dapat segera diimplementasikan dalam kurikulum dan profil profesional para pendidik, sehingga lulusan SMK semakin kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini yang berbasis kecerdasan buatan.

Tentang AGMARI:
Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI) adalah organisasi profesi yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru pemasaran dan penyelarasan pendidikan kejuruan dengan dinamika industri global. (*)